Komandan Korem 121/Abw Kolonel Inf.
Binarko Sugihantyo pada Sabtu (20/10) pukul 12.30 melakukan kunjungan
kerja ke Pos Satgas Pamtas RI-Malaysia yang dilaksanakan oleh prajurit
Yonif Linud 305/Tengkorak di Desa Langau Kecamatan Puring Kencana,
Kapuas Hulu. Kunjungan Danrem dengan menggunakan Heli Bell tersebut
dalam perjalanan kembali setelah mengikuti kegiatan Soft Launching Pos
Pemeriksaan Lintas Batas Nanga Badau pada pagi harinya. Didampingi oleh
Kasiop Rem 121/Abw Letkol Kav Janto IT, Danyonif 305/Tengkorak Letkol
Inf. Elkines Vilando dan Kapenrem 121/Abw mayor Kav. Eddy Wijaya,
rombongan disambut oleh Danpos Langau, Serka Supriyanto beserta seluruh
anggota Pos.
Setibanya di Pos Langau, Danrem 121/Abw
melakukan peninjauan ke seluruh bangunan dan fasilitas yang ada di dalam
dan luar Pos. Untuk bangunan, dibanding beberapa Pos Perbatasan lainnya
Pos Langau terlihat lebih kecil, Kondisi Pos yang ditempati 19 anggota
terkesan sempit sehingga beberapa ruangan yang peruntukannya bukan
untuk tempat istirahat, dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat bagi
anggota Pos.
Pos Pamtas Langau sendiri berada tepat
ditengah Desa Langau yang diapit oleh tiga Dusun yaitu Dusun Jaungran,
Dusun Jaung dan Dusun Nanga Masat yang berpenduduk sekitar 1260 jiwa.
Jarak Desa Langau ke Ibukota kecamatan Puring Kencana sekitar 7-8 Km.
Untuk sektor pengawasan, Pos Pamtas Langau berada tepat disisi jalur
Perlintasan Tradisional yang sering digunakan masyarakat setempat ke
Wilayah Malaysia tepatnya di Kampung Tikah, Batu Lintang Sri Aman. Jalur
yang merupakan jalan setapak tersebut jika ditempuh dengan berjalan
kaki akan memakan waktu 2 sampai 2,5 jam sampai di Wilayah Malaysia.
Untuk Pos Pamtas dan Pos Polisi di kampung Tikah telah beberapa kali
saling bersilaturahmi kunjung mengunjungi. Pos Langau sendiri memiliki
sektor tanggung jawab pengawasan Patok Batas sebanyak 80 Patok dan
panjang garis batas 20 Km. Semua sektor telah diawasi dan dilakukan
patroli oleh personil Pos Langau.
Dalam pengarahannya yang berlangsung
selama kurang lebih 30 menit setelah melakukan sholat Zuhur berjamaah,
Komandan Korem menyampaikan, pertama kali salam dari Bapak Panglima
Kodam XII/Tpr kepada seluruh prajurit. Selanjutnya Danrem kembali
memberikan penekanan yang berkaitan dengan persiapan purna tugas serta
menekankan agar seluruh anggota Pos menyadari keberadaannya disitu yaitu
sebagai prajurit penegak kedaulatan negara yang harus memberikan kesan
terbaik bagi masyarakat. Apalagi dislokasi Pos yang berada tepat di
tengah-tengah perkampungan penduduk, Danrem berulang kali mengingatkan
agar para prajurit berpegang teguh pada 8 Wajib TNI didalam berinteraksi
dengan masyarakat. Jangan sekali-sekali melukai hati dan perasaan
masyarakat. Bantu dan beri hal terbaik bagi masyarakat sebentar lagi
akan para prajurit tinggalkan dan diganti oleh pasukan Yonif
123/Rajawali. (Penrem 121/Dispenad)
Tidak ada komentar